Ibadah Orang Kristen
Biasanya kalau mendengar kata “ibadah”, orang akan berpikir kebaktian minggu/hari tertentu yang di adakan di dalam gedung gereja. Tidak heran, di luar gedung gereja mereka hidup dengan “ugal-ugalan”. Ketika berada di luar gedung gereja, sudah tidak ada sangkut pautnya dengan Tuhan. Mau memaki, mencuri, berbohong, atau berbuat apa saja sudah tidak berelasi dengan kehadiran Tuhan.
Pada hal sesungguhnya, tempat ibadah orang Kristen TIDAK HANYA di gedung gereja. Di mana selain gereja, orang Kristen beribadah? Di dunia ini! Dunia adalah tempat ibadah kita. Hadirat Allah yang mulia tidak hanya ada saat kita menyembah DIA. Jangan lupa, bahwa ROH KUDUS yang adalah Roh Allah sendiri selalu bersama kita. Dapatkah 1 detik saja kita menyembunyikan diri dari DIA yang menyertai kita? “ Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?” (Mazmur 139:7) Kita berhadapan dengan Tuhan baik ketika berada di tempat kerja, di dalam kendaraan, di rumah atau di mana saja. Saudara tidak bisa berada di tempat di mana Tuhan tidak ada di tempat tersebut. Orang dunia berkata bahwa dunia ini adalah panggung sandiwara. Orang bisa bersembunyi di balik topeng-topeng, peran-peran atau penampilan-penampilan. Tapi di hadapan Tuhan, dunia adalah tempat DIA melihat kehidupan seorang Kristen yang sesungguhnya. Kalaupun ada panggung sandiwara, itu justru di dalam gereja atau tempat-tempat peribadatan. Sudah biasa orang kelihatan baik saat berada di gereja. Tapi keadaan orang sesungguhnya justru ketika berada di luar gereja. Berada di dunia.
Ibadah orang Kristen tidak hanya 1 atau 2 jam saja pada hari minggu atau pertengahan minggu. Waktu ibadah orang Kristen adalah 24 jam dalam sehari. Dari dalam kamar tidur sampai kembali berada di atas tempat tidur. Kalau ada seorang telp kepada saudara dan bertanya apa yang sedang saudara lakukan saat ini, apa jawaban saudara? Mungkin ada yang menjawab: “Saya sedang mendengarkan kotbah!” Mungkin yang lain berkata: “Saya sedang berada di gereja” Dan yang lain berkata: “Saya sedang beribadah kepada Tuhan” Orang ketigalah yang jawabannya paling benar. Ia memahami makna dari hidupnya. Ia memahami apa artinya beribadah. Di gereja bisa jadi seseorang menyanyikan puji-pujian kepada Tuhan. Tetapi di luar gereja orang tersebut mempermalukan nama Tuhan. Ibadahnya hari minggu adalah kemunafikan.
Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.
(Yakobus 1:27)
Kalau begitu apa gunanya beribadah pada hari minggu? Ibadah hari minggu adalah ibadah bersama dengan keluarga rohani kita untuk memperingati kebangkitan Kristus. Ibadah hari minggu menjadi inspirasi dan pendorong untuk ibadah kita dalam minggu itu. Marilah kita beribadah, diawali pada hari minggu dan dilanjutkan dalam seluruh hari dalam 1 minggu. Tuhan Yesus memberkati ibadah saudara. AMIN
