FINANCIAL REVOLUTION
Tung Desm Waringin
Ternyata 1% orang menguasai 70% dana yang ada dan 5% orang menguasai 90% dana. Kebanyakan orang ketika memiliki uang akan berpikir: “Uang ini akan kugunakan untuk membeli apa?” Di pihak lain 1% atau 5% orang tersebut saat memiliki uang berpikirnya: “Apa yang kulakukan agar uang-ku ini bertambah banyak?” Mereka membeli sesuatu dari hasil usaha atau dari hasil bunga depositonya.
Dalam buku Robert T. Kiyosaki, Rich Dad Poor Dad beberapa pengusaha besar akhirnya menjadi miskin, berakhir dengan tragis (gila, bunuh diri, masuk penjara) ketika mengalami resesi. Namun dalam setiap resesi selalu ada orang kaya yang bertahan dan ada orang kaya baru.
Mengapa Banyak orang Tidak Kaya
Keyakinan yang salah menyebabkan bawah sadar seseorang mengkondisikan dirinya menjadi orang miskin (manusia cenderung melakukan sesuatu sesuai dengan keyakinannya). Untuk menjadi kaya kita membutuhkan keyakinan yang kongruen bulat bahwa kaya itu baik adanya. Jika seseorang menganggap bahwa tujuannya mustahil, maka ia tidak akan melakukan apa-apa sehingga hasinya nol. Tetapi, jika orang lain yang menganggap tujuannya mustahil, asal orang itu sendiri yakin bahwa ia bisa mencapai tujuannya, maka ia akan mencapainya. Banyak orang gagal karena merasa tidak harus mencapai tujuannya. Walaupun kita sudah menentukan bahwa mobil kita tahun depan adalam LC, namun kalau kita tidak merasakannya sebagai suatu keharusan, maka kita akan gagal. Kegagalan berikutnya adalah karena orang itu tidak memiliki strategi yang tepat. Penyebab kegagalan berikutnya adalah karena tidak mengetahui jalur alamiah sehingga kita tidak menikmati proses dan hasilnya. Kesalahan berikutnya adalah karena kita tergoda untuk keluar dari action planing-nya.
Orang disebut kaya jika passive incomenya lebih besar dari pada biaya hidup. Passive Income di sini adalah uang yang masuk tanpa bekerja.
Sikap-sikap yang salah, yang menyebabkan kita tidak produktif berhubungan dengan uang yang kita miliki:
- Cara Konsumtif terjelek adalah hutang di Bank untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, lalu mengangsur atau mencicil ke bank tsb (cara kredit yang biasa dilakukan orang).
- Cara Konsumtif yang lumayan baik adalah menabung dan punya uang tunai, lalu membeli sesuatu dengan cara tunai dan cash.
- Cara Konsumtif yang Baik adalah punya uang yang hasilnya atau bunganya cukup untuk membayar cicilan ke bank.
- Cara Konsumtif terbaik adalah punya cukup uang yang bunganya saja cukup untuk membayar secara tunai hal-hal yang kita inginkan.s
Keyakinan Benar dan Bulat untuk Menjadi Kaya
Keyakinan bisa membuat orang sakit, mati, membunuh orang lain dan miskin. Keyakinan muncul dari pikiran bawah sadar. Sesuatu yang masuk ke dalam pikiran kita dan kita yakini akan mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk mengubah kita. Apabila kita yakin bahwa kita bisa mencapai hasil yang besar, maka tindakan kita akan semakin banyak dan sungguh-sungguh. Dampaknya potensi yang kita gunakan juga besar dan hasilnya-pun semakin besar. Sebagai contoh adalah Adam Khoo sukses mencapai nilai tertinggi dari yang terbodoh. Kunci suksesnya yang pertama adalah perubahan keyakinan yang salah menjadi keyakinan yang tepat. Orang-orang yang merasa beruntung untuk memenangkan lotere dua kali lebih besar dari pada orang yang merasa tidak beruntung. Keyakinan yang kuat bahwa pasti berhasil, akan memotivasi melakukan tindakan, sedang orang yang tidak berhasil seringkali sudah menyerah sebelum bertindak atau bahkan tidak bertindak sama sekali. Orang yang mau mencoba memanah, mungkin kena sasaran mungkin tidak, tetapi orang yang tidak memanah sama sekali tidak kena sasaran 100%. Orang-orang yang merasa beruntung lebih sukses dan bahagia karena dia mengambil tindakan menuju keberuntungannya. Kedua, ia mempunyai tujuan yang mantap. Tentukan dengan jelas jumlah uang yang akan saudara miliki setiap bulan dan kapan hal itu akan terjadi. Contoh: ”Dengan gembira dan senang saya Tri Hadianto sudah mempunyai penghasilan 7 juta rupiah perbulan, mulai bulan Juli 2008.” Mengingat uang bukanlah tujuan kita melainkan sarana untuk mencapai tujuan lainnya yang bisa kita capai dengan uang kita, maka kita harus jelas untuk apa uang tersebut. ”Saya akan menggunakan uang saya untuk beli mobil baru dan jalan ke tempat-tempat rekreasi bersama keluarga sambil terus berinvestasi dalam berbagai bidang.” Ketiga, mengucapkan public commitment di depan teman-temannya, bicara di depan kelas dan ditertawakan.
Pengalaman yang menyakitkan juga bisa mengubah orang. Kita bisa mengalaminya secara langsung tetapi juga bisa dengan membayangkannya. Bayangkan kalau saudara selama di dunia hidup di dalam kekurangan: Bayangkan bgmana kalau sakit? bagaimana kalau harus bayar listrik? Bagaimana harus membiayai sekolah anak atau perawatan di rumah sakit? Dst-nya.
Bayangkan juga kalau saudara berhasil dalam hal keuangan: Saudara dapat menyumbang untuk gereja, sesama yang kekurangan, mengajak orang tua jalan-jalan ke Israel, Hong Kong, AS, dstnya.
Pertanyaan Aplikasi: Masuk akal apa tidak, orang bisa turun berat badanya 15 kg dalam waktu sehari? Pikirkan: Andai dalam satu hari berat badan saudara tidak bisa turun 15 kg, maka saudara akan disiksa setiap hari. Apa yang saudara lakukan supaya turun sebanyak itu?
Menetapkan Tujuan yang Jelas dan Mantap.
Penilitian di Yale University: ”Total kekayaan lulusan yang memiliki goals tertulis lebih besar dari pada yang tidak memiliki goal tertulis.” Ketika menulis goal tanpa sadar kita sudah menuangkan impia yang kabur menjadi kenyataan.
Susun ulang kalimat aturan dalam hati, misalnya:
|
|
KEYAKINAN YG SALAH |
KEYAKINAN YG BENAR |
|
1 |
Saya tidak mungkin kaya |
Itu dulu. Sekarang saya yakin saya bisa kaya. Saya yakin Tuhan menginginkan saya kaya, selama saya kaya dengan cara membuat kebaikan dan nilai tambah untuk banyak orang serta Tuhan.
|
|
2 |
Saya tidak berbakat menjadi kaya |
Kaya itu bukan bakat. Kaya itu hasil usaha keras dan cerdas. Dan saya mau berusaha keras dan cerdas.
|
|
3 |
……. |
…….
|
Mulailah mem-visualisasi hal-hal yang ingin kita capai (photo, gambar, kata-kata yang menyemangati) di tempat-tempat yang kita tinggali atau lewati. Kita bayangkan terus menerus secara rutin sesuatu yang hendak kita capai itu (sugesti bawah sadar kita).
Strategi Untuk Sukses
Kita akan belajar, bagaimana memanfaatkan nilai tambah untuk menciptakan keuntungan lebih. Contohnya: Sepotong besi kalau dijual eceran mungkin hanya 2.000 per kilogram. Tapi kalau besi itu kita buat menjadi paku kemudian kita jual perkilogram laku 6.000. Jadi perubahan besi menjadi paku menciptakan nilai tambah 4.000/kg. Percayakah saudara ada besi 1 kg yang setelah diolah bisa laku jutaan? Jika besi 1 kg dibuat per jam akan menjadi ribuan per. Andaikan harga 1 per jam 1.000, bukankah menjadi jutaan. Inilah yang dimaksud nilai tambah. Contoh yang lain: Saudara jualan soto. Apa kelebihan (nilai tambah) soto saudara dibandingkan dengan soto yang lain? (lebih enakkah? Lebih sehatkah? Lebih murahkah? dst-nya). Catatan penting: Bila saudara tidak mempunyai nilai tambah, mulailah mengubah dan menambah (Pelayanan yang lebih memuaskan, lebih cepat, lebih dekat, lebih murah, lebih lengkap, alat lebih modern, lebih dikenal, lebih ahli, dstnya). Nilai tambah juga dapat berupa Menghindarkan konsumen dari kesengsaraan, memberi kenikmatan ( dengan cara mengubah kondisi internal orang dan mengubah kondisi eksternal orang).
Bagaimana mengubah kondisi eksternal orang?
- Mempermudah PROSES. (mengurangi prosedur)
- Mempercepat Proses.
- Membuat orang merasa nyaman (perhatikan PANCAINDRA)
Kenyamanan/kenikmatan
Variasi, hal baru
Unggul, berbeda
Relationship, love, connection
Menjadi lebih baik
Memiliki makna, berharga
Nilai tambah yang saudara miliki harus dikomunikasikan kepada publik, karena jika orang lain tidak tahu nilai tambah saudara maka akan sia-sia.
RUMUS MENDAPATKAN BANYAK UANG ADALAH:
Nilai Tambah X Pendongkrak/alat bantu
Bagaimana menerapkan rumus itu?
Seseorang bisa menjadi sangat kaya hanya denga berjualan plastik. Dengan menjual satu ember biji plastik, ia dapat membeli Mercedes Benz. Bagaimana caranya? Ia mengolah biji plastik itu menjadi huruf-huruf yang dipergunakan untuk papan pengumuman (Nilai Tambah). Kemudian ia menawarkan kepada pemerintah sehingga produknya dipakai oleh semua departemen dan disebarkan ke seluruh Indonesia (Pendongkrak/Alat Bantu). Pendongkrak/Alat bantu tidak hanya berupa kesempatan tetapi juga bisa berbentuk: MODAL, GAGASAN, KENALAN, KEAHLIAN. Bagaimana cara mendapatkan pendongkrak/alat bantu?
- Dengan cara bertanya atau berkomunikasi dengan beberapa orang yang tepat sehingga mendapat bantuan dan kemudahan yang kita perlukan.
- Gunakan faktor pengali dan bukan penjumlah. Contoh: Bagaimana memiliki uang 1 milliar? Dengan cara
Menjual kepada 1.000 orang dengan untung @10 juta.
Menjual kepada 10.000 orang dengan untung @ 1 juta
Menjual kepada 100.000 orang dengan untung @ 100.000
Menjual kepada 1 juta orang dengan untung @ 10.000
Menjual kepada 1.000 orang dengan untung @ 1 juta sebanyak 10 kali
dstnya
Promosi Yang Tepat
Ø Kita harus menyampaikan nilai tambah yang ada.
Ø Kita harus memberikan penawaran, hadiah, discon serta limit/batas.
Ø Berikan janji yang Powerful (money back guarantee, double money back guarantee)
Waktu dan Tempat yang Tepat
Kalau sasaran kita pekerja, cari tahu kapan mereka mendengar radio atau membaca koran, dstnya.
Bagaimana cara mengelola keuntungan?
Keluarkan lebih sedikit dari keuntungan yang kita terima dan menginvestasikan kembali hasilnya untuk pertumbuhan bunga berbunga.
Bagaimana Memulai Usaha?
Pada dasarnya orang mencari uang dengan:
1. Memproduksi barang atau jasa yang dubutuhkan
2. Menjadi supplier dari produsen barang atau jasa
3. Menjadi distributor barang atau jasa yang dihasilkan
4. Menyediakan alat-alat untuk memproduksi barang atau jasa
5. Mengajarkan ilmu produksinya dan jasanya
6. Menjadi penyedia alat pengangkutan
7. Menyewakan lahan
8. Makelar
9. Menjadi karyawan
Mengenali dan memanfaatkan Trend
Trend adalah sesuatu hal yang bertumbuh sangat cepat. Bagaimana kita bisa mengenali trend?
1. Melakukan analisis umur dan jumlah penduduk, jumlah penghasilan dan pengeluaran.
2. Mengamati kecepatan penetrasi sebuah usaha ke dalam masyarakat. Misl: Di AS pernah terjadi trend orang berburu emas. Orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang menjual alat-alat pertambangan dan celana Jeans.
3. Melihat trend yang terjadi di luar negeri.
4. Menjawab permasalahan yang ada. Contoh: Ketika orang malas mengurus SIM, BPKB,STNK, ada agen yang mengurusnya.
5. Mengkombinasikan dua hal atau lebih. Misalnya: HP dengan camera, MP3, radio dst.
6. Memperbaiki sesuatu hal yang sudah baik menjadi lebih baik.
7. Mengubah atau menambah sesuatu yang sudah ada (bentuk, warna, suara, rasa, ukuran, letak, waktu, berat, jumlah, kegunaan)
Bagaimana Membangun Peternakan Uang?
Menunda Kesenangan
Pernah diadakan penelitian, anak-anak umur 5-6 tahun dikumpulkan di sebuah ruangan dan mereka semua di beri coklat. Mereka diberitahu bahwa boleh langsung makan coklat itu atau menunggu 30 menit. Siapa yang mau menunggu 30 menit akan diberi 2 coklat lagi. 30 tahun kemudian anak-anak itu diteliti. Ternyata anak-anak yang mampu menunda kesenangan mendapatkan nilai yang lebih baik, menjadi karyawan yang lebih baik dan menjadi pengusaha yang lebih sukses.
Prinsip menunda kesenangan kita lakukan untuk 3 hal:
1. Menunggu sampai kita mempunyai passive income untuk membayar atau menyicil barang-barang konsumtif kita.
2. Menunggu sampai kita mempunyai uang minimal 10 kali lebih besar dari pada harga barang mewah yang kita inginkan.
3. Menurunkan kesenangan (Beli mobil Kijang baru menjadi kijang second)
Alokasi Aset
1. Sediakan 10% dari pendapatan atau income kita dan masukkan uang tersebut dalam investasi yang aman (ciri-ciri investasi yang aman itu bunganya di bawah 15%)
2. Sediakan 20% dari pendapatan atau income dan masukkan uang tersebut ke dana cadangan 5-6 bulan biaya hidup atau untuk melunasi hutang.
![]() |
Alokasi Kesenangan
Ada 2 type orang menikmati kesenangan.
1. Mereka begitu borosnya menikmati kesenangan hidup hingga menggadaikan masa depan mereka dengan prinsip nikmati sekarang, bayar belakangan sehingga hidup mereka tidak pernah lepas dari hutang.
2. Mereka begitu ngirit, pelit sampai melilit dan tidak pernah menikmati kesenangan hidup (mendewakan uang).
3. Mestinya ada alokasi kesenangan. Kita sudah rajin menabung atau meninvestasikan uang tiap bulan 10% dan 20% di atas. Karena itu setiap 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali, kita jatah sejumlah uang untuk menikmati hidup.
Multiple Streams of Income
Sumber income lebih dari satu secara umum lebih baik dan lebih aman dibandingkan sumber income yang hanya satu. Ada 2 kesalahpahaman orang tentang MSI ini: Pertama, Menganggap MSI sebagai pekerjaan tambahan yang menambah beban pekerjaan. MSI adalah sesuatu yang terus menghasilkan uang, tanpa kita harus terlibat seterusnya.
Kedua, MSI bukan usaha pokok. Harus punya usaha inti yang mantap, baru mulai mengembangkan MSI.
MSI yang ideal adalah:
1. Low Risk (Rendah Resikonya)
Ø Terjun dibidang yang kita kuasai
Ø Bekerja sama dengan orang yang ahli atau terbaik dibidangnya
Ø Terus Belajar
2. Low Time Involvement. (Tidak membutuhkan waktu kita terlalu banyak)
Ø Pilihlah usaha yang tidak membutuhkan banyak waktu atau keterlibatan kita. Misalnya: Menanam kebon jati, beternak sarang burung walet, membeli Franchise, investasi reksa dana, dstnya
Ø Kita bisa membangun usaha yang membutuhkan waktu sangat banyak, tapi kemudian membuat system dan memilih orang-orang yang mempunyai semangat, integritas dan skill yang memadai sehingga akhirnya usaha bisa berjalan tanpa kita.
3. Low Capital
Carilah usaha yang membutuhkan modal kecil apalagi kalau harus berhutang banyak, resikonya akan menjadi besar.
4. Low Personal funding
Dana pribadi yang dilibatkan juga kecil. Misalnya butuh modal 50 juta. Maka dana pribadi cukup 10 juta, kemudian yang 40 juta pinjam bank, atau kerjasama dengan orang lain, dstnya.
5. Low Labor
Tidak membutuhkan banyak karyawan.
6. High Thingking
Untuk semua hanya membutuhkan yang kecil, maka yang diperlukan adalah pemikiran-pemikiran untuk memberi nilai tambah bagi usaha tersebut.
7. High Return
Mestinya setiap investasi kita memiliki penghasilan lebih besar dari bunga bank dan inflasi.
8. High Service
Secara ideal, sektor jasa akan lebih menghasilkan uang dari pada komoditas.
9. High Personal Enjoyment
Pilihlah bidang yang saudara sukai.
10. High Growth on Educational Factor
Pilihlah usaha yang menyebabkan saudara terus belajar dan berkembang dan tidak ketinggalan zaman.
11. Uniq
Usahakan usaha sampingan kita ini memiliki keunikan. Misalnya warung soto yang berbeda dengan warung soto yang lainnya (Soto Dok!)
12. Easily Duplicatable
Carilah usaha yang mudah di duplikasi. Untuk menghindari peniruan dari orang lain, perlu di patenkan.
13. High Speed
Idealnya sudah mulai untung sejak transaksi pertama dan kembali modal sebelum 6 bulan.
Berkut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang bisa membimbing saudara untuk membuat rencana yang masuk akal.
- Siapa orang yang sukses di bidang yang hendak anda kerjakan? Kapan anda menghubungi dia untuk dapat belajar?
- Sumber daya apa yanng anda perlukan untuk mencapai apa yang anda inginkan?
- Apa yang anda berikan untuk mencapai apa yang anda inginkan?
- Siapa yang bisa membantu anda? Kapan akan anda hubungi?
- Ketrampilan apa yang harus anda miliki? Kapan anda akan belajar dan mengusai ketrampilan itu?
- Kebiasaan apa yang harus anda miliki? Kapan anda mulai?
- Kebiasaan apa yang harus anda buang untuk mencapai apa yang anda inginkan? Kapan anda akan mulai membuang?
- Apa yang anda korbankan?
- Berapa persena dari penghasilan yang akan anda masukkan ke dalam investasi yang aman dan tidak akan anda ambil hingga bisa mencapai keuangan yang cukup untuk membiayai impian anda?






