MALAIKAT:
AGEN RAHASIA ALLAH
Billy Graham

null
I. Mengapa penulis banyak yang memperhatikan iblis daripada memperhatikan malaikat? Ada beberapa orang yang menyamaratakan iblis dengan Allah. Sebenarnya iblis atau setan adalah malaikat yang jatuh. Di dalam Alkitab malaikat mempunyai tempat yang jauh lebih penting daripada iblis dan pengikut-pengikutnya.
Kita akan belajar bersama mengenai malaikat yang sesuai dengan Alkitab. Alkitab mengajarkan bahwa malaikat-malaikat campur tanggan dalam urusan bangsa-bangsa. Martin Luther pernah berkata:”Malaikat adalah makhluk roh tanpa tubuh yang diciptakan Tuhan untuk melayani umat Kristen dan gereja.”
II. Mengapa kita membahas mengenai malaikat? Mari kita amati apa yang terjadi pada cerita berikut ini.
Pada suatau hari seorang wanita miskin pergi kesebuah bukit. Ia menggendong bayinya dalam selendang, sedangkan anaknya yang lain berjalan di sampingnya. Ia menggenggam sebuah arit tajam untuk memotong rumput.Ketika ia sampai pada puncak bukit itu, ia mendengarkan suara mengaum. Ia menoleh dan terpukau karena takutnya: seekor harimau betina melompat kearahnya, diikuti oleh dua anak harimau. Wanita itu tidak pernah sekolah, buta huruf. Ia pun tidak pernah pergi ke gereja atau melihat sebuah Alkitab. Tapi kira-kira satu dua tahun sebelumnya, seorang utusan Injil menceritakan kepadanya tentang Yesus, “yang sanggup menolong Sdr, bila Sdr dalam kesukaran.” Waktu harimau itu menerkam dan mencabik lengan dan bahunya, wanita itu berteriak: “O..Yesus, tolong aku!” Binatang buas itu, yang seharusnya menyerang dan memakan mangsa yang begitu mudah didapatnya, dengan tiba-tiba membalik lari.
Alkitab berkata, “Malaikat-malaikat-Nya akan di perintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu” (Mazmur 91:11). Mungkinkah Tuhan mengirim malaikat untuk menolong wanita miskin itu? Mungkinkah pada masa kini ada makhluk gaib yang sanggup mempengaruhi urusan manusia dan bangsa-bangsa?
Pertolongan dari Para Malaikat
Pdt. John G. Paton, seorang utusan Injil di kepulauan New Hebrides, menceritakan sebuah kisah yang tegang mengenai penjagaan para malaikat. Penduduk pribumi yang memusuhi utusan Injil, pada suatu malam mengepung markas besar mereka dengan maksud membakar dan membunuh Pdt. John paton dan istrinya. Pdt. John Paton dan istrinya berdoa sepanjang malam, suatu malam penuh dengan ketegangan dan ketakutan, agar Tuhan melepaskan mereka dari bahaya maut.
Waktu Fajar menyingsing mereka sangat heran melihat penyerang mereka lari. Pdt. John Paton serta istrinya mengucap syukur kepada Tuhan karena pertolongan-Nya.
Setahun kemudian kepala suku itu bertobat dan menerima Yesus kristus. Pdt. John Paton mengingat kembali peristiwa pada malam itu dan bertanya kepada kepala suku tadi, apa yang sebenarnya terjadi sehingga mereka tidak jadi membakar rumah dan membunuh pendeta dan istrinya.
Kepala suku itu bertanya dengan heran: “Siapa orang-orang yang pada saat itu berada dengan pendeta?”
Pdt. John Paton menjawab, “Tidak ada siapa-siapa; hanya istri saya dan saya sendiri.”
Kepala suku tadi membantah, karena dia dan anak buahnya telah melihat banyak orang laki-laki yang menjaga-ratusan laki-laki bertubuh besar dengan pakaian mengkilap dan pedang terhunus di tangan. Mereka melingkari markas utusan Injil, sehingga orang pribumi takut menyerang.
Baru saat itu Pdt. Paton menyadari bahwa Tuhan telah mengirim pasukan malaikat-Nya untuk melindungi mereka. Kepala suku itu mengiakan perkataan Pdt. John Paton, karena tidak ada penjelasan lain. Mungkinkah Tuhan telah mengirim pasukan malaikat-nya untuk melindungi hamba-hamba-Nya, apabila hidup mereka terancam?
Aliran Penyembah Iblis
Pikiran tentang makhluk gaib adalah sesuatu yang tidak masuk akal dan hanya datang dari otak sakit, yang tidak waras. Banyak film Hollywood, acara televise, dan juga lagu pop hardrock dipersembahkan kepada iblis. Rolling Stones menyanyikan lagu “Sympathy for the Devil” (Simpati Kepada Iblis”) hingga menjadi lagu yang popular; grup musik yang lain menjawab dengan sebuah simfoni bagi iblis. The Exorcist telah terbukti sebagai salah satu pengeruk uang yang terbesar dalam sejarah film.
Dalam generasi sekarang ini kita terlalu banyak memberikan simpati kita kepada iblis yang sebenarnya tidak perlu kita perhatikan.
Mengapa kita membahas menganai malaikat?
Kita tidaklah sendirian di dunia ini! Alkitab mengajarkan bahwa Roh Kudus di berikan oleh Allah untuk menguatkan dan membimbing kita. Dan Alkitab juga mengajar kita melalui hampir 300 ayat yang berbeda-beda, bahwa Allah memerintah beribu laksa malaikat. Allahpun mengirimkan para malaikat itu untuk menolong anak-anak-Nya berjuang melawan iblis.
Jadi janganlah takut. Tuhan memihak kita. Ia memerintahkan malaikat-malaikat-Nya untuk melakukan perang dalam perjuangan zaman, dan mereka akan menang. Rasul Paulus berkata: “ Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.” (Kolose 2:15)
Dengan bahasan buku ini kita akan membuka mata kita terhadap sumber pertolongan yang tersedia bagi mereka yang minta kekuatan daripada-Nya. Kita akan berdoa melalui tulisan ini Tuhan akan memperlihatkan keperluan kita akan Dia, dan bilamana Ia telah mengutus Anak-Nya Yesus Kristus ke dalam dunia ini untuk membebaskan kita baik dari dosa maupun dari kuasa dosa.
Meditasi Kristen
(Ringkasan buku: DISIPLIN KRISTEN)
Ari Mei Tresnani
Manfaat Disiplin Rohani :
1. Untuk pembebasan diri dari perbudakan yang mencekik kepada kepentingan diri sendiri dan ketakutan
2. Untuk menempatkan diri kita di hadapan Allah agar Ia dapat mengubah kita.
3. Supaya kita rindu akan hadirat Allah atas diri kita.
Disiplin Bermeditasi
Meditasi merupakan bagian utama dari ibadah kristiani, persiapan penting dan tambahan bagi pelayanan doa.
Meditasi sudah tentu tidak asing bagi para penulis Alkitab. “Menjelang senja Ishak sedang keluar untuk berjalan-jalan (bermeditasi, versi King James)di padang”(Kejadian 24:63). Apabila aku ingat kep
ada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam” (Mazmur 63:7). Orang-orang ini dekat dengan hati Tuhan Allah berbicara kepada mereka bukan karena mereka memiliki kemampuan khusus, tetapi oleh karena mereka bersedia mendengarkan Dia.
Meditasi Kristen dapat dikatakan bagaimana cara kita mendengarkan Allah, berkomunikasi dengan Sang Pencipta langit dan bumi, mengalami kasih dari Dia yang mengasihi dunia selama-lamanya.
Perbedaan Meditasi Kristen dan Meditasi lainya yaitu dalam Meditasi Kristen merupakan upaya mengosongkan pikiran agar dapat diisi.
Meditasi Kristen jauh melampaui gagasan pelepasan diri, tetapi kita harus melangkah terus sampai mencapai hubungan. Hubungan dengan siapa? Melepaskan diri dari semua kekacauan yang mengelilingi kita agar dapat mempunyai hubungan yang lebih erat dengan Allah.
Kenapa kita perlu mengisi setelah kita melepaskan diri? Karena ada bahayanya jika kita berpikir hanya dari segi pelepasan diri, seperti Tuhan Yesus terangkan dalam cerita-Nya tentang seorang yang telah mengosongkan dirinya dari yang jahat tetapi tidak dipenuhi dengan hal-hal yang baik. “Apabila roh jahat keluar dari manusia…ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk daipada keadaannya semula” (Lukas 11:24-26)
Bagaimana Bermeditasi ? – Langkah-Langkah Pertama
Perlu kita tahu bagaimana cara kita agar kita bisa masuk dalam Meditasi melalui cara yang paling mudah dulu yaitu berimajinasi. Karena melalui imajinasi, kita membatasi pikiran kita dalam lingkup misteri yang kita renungkan, supaya pikiran kita tidak mengembara kesana kemari.
Ketika belajar untuk bermeditasi, satu tempat yang baik untuk mulai adalah dengan mimpi kita. Jika kita yakin bahwa mimpi dapat menjadi kunci untuk membuka pintu dunia batin kita, maka kita bisa melakukan tiga hal yang praktis yaitu:
- Kita dapat berdoa secara khusus, mengundang Allah untuk memberitahu sesuatu kepada kita mlalui mimpi. Kita harus memberitahukan pada-Nya bahwa kita bersedia untuk membiarkan Allah berbicara kepada kita dengan cara lain. Pada waktu yang sama pula, amatlah bijaksana untuk berdoa memohon perlindungan karena membuka diri kita untuk pengaruh rohani bisa membahayakan selain dari memberikan keuntungan. Cukup meminta Allah untuk mengelilingi kita dengan terang perlindungan-Nya sewaktu Ia melayani roh kita.
- Kita harus mulai memcatat mimpi kita kedalam sebuah buku. Ketika kita mencatat mimpi, beberapa pola mulai muncul dan wawasan mulai datang. Tidak lama kemudian akan mudah bagi kita untuk membedakan antara mimpi yang penting dengan mimpi yang diakibatkan karena menonton televise yang terakhir pada malam sebelumnya.
- Bagaimana menafsirkan mimpi. Cara terbaik untuk mengetahui arti mimpi adalah dengan meminta kepada-Nya, “Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa” (Yakobus 4:2). Kita bisa mengandalkan Allah untuk memberikan kita kemampuan membedakan jika dan bila di perlukan. Penafsir terbaik dari mimpi adalah “…orang yang banyak pengalaman dalam dunia dan permasalahan manusia, dengan perhatian yang luas terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan manusia, dan yang terbuka bagi suara Allah.” (Benedictus Pererius)

Bagaimana Bermeditasi ? – Latihan-Latihan Khusus
Untuk tahap belajar tentunya kita tidak perlu langsung mulai dengan bermeditasi selama berjam-jam. Oleh sebab itu dianjurkan untuk mulai dengan jangka waktu dari lima sampai sepuluh menit setiap hari. Inilah saat untuk belajar “memusatkan diri”, inilah waktunya bagi kita untuk menjadi tenang, untuk memasuki keheningan yang menciptakan kembali, untuk memusatkan kembali pikiran kita yang terpecah-pecah. Berikut ini ada dua macam latihan singkat sebagai contoh yang akan menolong kita di dalam “memusatkan diri” (Ini hanya merupakan anjuran saja. Bukan merupakan keharusan, jika saudara memiliki cara yang lebih baik silahkan memakai cara saudara)
1. Yang pertama sebut saja “telapak tangan kebawah, telapak tangan keatas.” Mulai dengan telapak tangan ke bawah sebagai petunjuk simbolis dari keinginan saudara untuk menyerahkan persoalan saudara kepada Tuhan. Dalam hati kita sambil berdoa, serta menyerahkan segala kekuatiran kita. Contoh: “Tuhan saya serahkan kepada-Mu segala sakit dan penyakitku ini.” atau apa saja yang membebani pikiran atau yang menjadi tanggungan saudara, cukup katakana, “Telapak tangan kebawah.” Lepaskan itu. Mungkin saudara dapat merasakan berkurangnya ketegangan dalam diri saudara. Setelah beberapa saat penyerahan, balikkan telapak tanganke atas sebagai simbol keinginan saudara untuk menerima sesuatu dari Tuhan. Disertai berdoa di dalam hati, Contoh: “Tuhan sembuhkan sakitku ini melalui bilur-bilur-Mu.” Apa saja yang saudara perlukan, saudara katakan, “telapak tangan keatas.” Setelah memusatkan perhatian demikian, lewatkan saat-saat yang tersisa dalam keheningan total. Setelah itu beri kesempatan kepada Tuhan untuk bersekutu dengan roh saudara, untuk mengasihi saudara. Jika ada kesan-kesan atau petunjuk datang, baik; jika tidak datang baik juga.
2. Meditasi lain yang di tunjukan untuk memfokuskan diri mulai dengan memusatkan perhatian pada pernafasan. Kemudian seperti sebelumnya, jadilah tenang lahir dan batin. Perhatikan Kristus yang tinggal di dalam diri saudara. Jika perhatian saudara menyimpang “keluarkan” persoalan itu ke tangan Tuhan dan hiruplah damai ilahi-Nya. Pada akhirsetiap meditasi, tutuplah dengan pernyataan syukur yang tulus.
Masih banyak aspek lain dalam disiplin meditasi yang bisa menguntungkan bila di bicarakan. Bagaimanapun juga, meditasi bukan suatu tindakan terpisah, juga tidak dapat diselesaikan seperti cara menyelesaikan pembuatan kursi. Meditasi merupakan suatu cara hidup. Saudara terus-menerus akan belajar dan bertumbuh sementara saudara menduga kedalamannya.

Di negera-negara maju seperti Amerika Serikat, orang semakin senang berganti-ganti pasangan. Mereka tidak mau terikat dengan satu orang. Terlalu ribet. Susah mutusnya kalau udah bosen. Menjemukan atau kurang variasi. Pokoknya lebih enak kalau tidak punya ikatan dengan satu orang.
Mungkin kita tidak setuju dengan sikap di atas. Namun faktanya banyak orang Kristen yang bersikap seperti itu ketika ia tidak mau bergereja. Tidak mau sudah dan terikat dengan satu gereja. Ingin mendapatkan suasana yang selalu baru dan segar. Menetap di satu gereja, banyak masalahnya. Enakan jalan-jalan. Gonta-ganti menu atau masakan. Pokoknya lebih enak dan bebas jika tidak mempunyai hubungan apapun dengan sebuah gereja.
Hubungan semacam itu adalah hubungan yang tanpa arah. Saat semuanya berjalan dengan baik, kita tidak merasakan kebutuhannya. Seperti orang menganggap bahwa punya istri/suami apalagi anak itu sangat ribet. Enakan tidak punya keluarga. Benarkah demikian?
Yang perlu kita sadari adalah gereja merupakan satu-satunya lembaga yang berdiri selama-lamanya. Gereja berdiri karena kehendak Tuha Yesus. Gereja merupakan pusat dari rencana Allah bagi setiap generasi. Gereja merupakan kunci utama dari kesehatan dan pertumbuhan rohani.
Orang yang tidak mau bergerja biasanya adalah orang-orang yang mandiri, sehingga meresa bisa hidup sendiri. Justru Tuhan menghendaki kita bergereja supaya belajar rendah hati. Belajar menerapkan firman Tuhan untuk mengasihi sesama kita.
(Bersambung…)